Minggu, 07 November 2010

Speech Recognition

Speech Recognition adalah suatu sistem mengidentifikasi seseorang dari suaranya. Voice Recognition/Verivication mengidentifikasi siapa yang berbicara, sedangkan Speech Recognition karena mengidentifikasi apa yang diucapkannya.

Hardware yang dibutuhkan adalah :

  1. a. SoundCard, merupakan alat yang ditambahkan dalam suatu Komputer yang fungsinya sebagai input dan output suara untuk mengubah sinyal elektrik, menjadi analog maupun menjadi digital.
  2. b. Microphone, Alat untuk mengubah suara yang melewati udara, air dari benda orang menjadi sinyal elektrik.
  3. c. Processor/Komputer, Dalam proses suara digital menterjemahkan gelombang suara menjadi suatu simbol biasanya menjadi suatu nomor biner yang dapat diproses lagi. Saat pengunaan menggunakan mikrofon, soundcard berkualitas baik, sehingga akan mengurangi noise yang disebabkan karena terganggu sinyal monitor, pci slots.
  4. d. Software pendukung Speech dan Voice Recognition, misal yang bersifat Freeware

PRINSIP KERJA

Speaker recognition menggunakan fitur akustik ucapan yang ditemukan berbeda pada setiap orang. Ciri akustik tersebut disebabkan adanya perbedaan anatomi (seperti bentuk mulut dan tenggorokan) dan kebiasaan yang berbeda seperti (penekanan dan gaya bahasa). Perbedaan yang khas tersebut disebut “voiceprints“ yang menjadi suatu metode biometric.

Skema Utama Speech Recognition, terdapat 4 langkah utama dalam sistem pengenalan suara :

  1. Penerimaan data input
  2. Ekstraksi, yaitu penyimpanan data masukan sekaligus pembuatan database untuk template.
  3. Pembandingan/pencocokan, yaitu tahap pencocokan data baru dengan data suara (pencocokan tata bahasa) pada template
  4. Validasi identitas pengguna
peech recognition merupakan salah satu jenis biometric recognition,yaitu proses komputer mengenali apa yang diucapkan seseorang berdasarkan intonasi suara yang dikonversi ke dalam bentuk digital print.

Sumber :http://en.wikipedia.org/wiki/Speech_recognition , http://triyadi.com/kecerdasan-buatan-artificial-intelegence/23-speech-recognition.html

Speech Synthesis

Speech synthesis adalah produksi buatan ucapan manusia. Sebuah sistem komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech synthesizer, dan dapat diimplementasikan dalam perangkat lunak atau perangkat keras. Sebuah teks-to-speech (TTS) sistem mengkonversi teks ke dalam pidato bahasa normal;. Sistem lain membuat representasi linguistik simbolik seperti transkripsi fonetik dalam pidato.

Speech synthesis dapat dibuat dengan menggabungkan potongan pidato direkam yang disimpan dalam database. Sistem berbeda dalam ukuran unit pidato disimpan, sebuah sistem yang menyimpan telepon atau diphones menyediakan berbagai keluaran terbesar, tapi mungkin kurang jelas. Untuk domain penggunaan khusus, penyimpanan seluruh kata-kata atau kalimat memungkinkan untuk output berkualitas tinggi. Atau, synthesizer dapat menggabungkan model saluran vokal dan karakteristik suara manusia untuk membuat yang benar-benar "sintetik" output suara.

Kualitas speech synthesizer dinilai oleh kesamaannya dengan suara manusia dan dengan kemampuannya untuk dipahami. Sebuah program text-to-speech dipahami memungkinkan orang dengan gangguan visual atau membaca cacat untuk mendengarkan karya tulis di komputer rumah. Banyak komputer operasi telah menyertakan speech synthesizer sejak awal 1980-an.

sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Speech_synthesis

Sabtu, 30 Oktober 2010

Fitur Telematika Computer Vision

computer adalah seperangkat hardware dan software yang saling terintegrasi, sedangkan vision itu identik dengan indera penglihatan yaitu mata. Jadi apakah computer vision itu sendiri..

COMPUTER VISION

  • Computer Vision mencoba meniru Human Vision
  • Computer Vision = sebuah proses otomatis yang mengintegrasikan sejumlah besar proses untuk persepsi visual, seperti :
    • Akuisisi citra
    • Pengolahan citra
    • Klasifikasi
    • Pengenalan (Recognition)
    • Membuat Keputusan.
    • Vision = Geometry + Measurement + Interpretation
  • Proses-proses dalam computer vision dapat dibagi menjadi 3 aktivitas :

1. Memperoleh atau mengakuisisi citra digital

2. Melakukan teknik komputasi untuk memproses atau memodifikasi data citra (operasi-operasi pengolahan citra)

3. Menganalisis dan menginterpretasi citra dan menggunakan hasil pemrosesan untuk tujuan tertentu, misalnya mengontrol peralatan, memantau proses manufaktur, memandu robot, dll.

adapun skema computer vision dapat dlilihat dari gambar berikut:


dari gambar di atas mungkin kita dapat melihat bagaimana sebuah skema kegiatan computer vision

berawal dari scene/image/citra yang di ambil dengan bantuan alat input seperti kamera, scanner atau alat input lainnya, kemudian citra ini mengalami prapemrosesan dari citra tersebut di pindahkan ke komputer untuk menjadi sebuah pola dan mengalami intermediate processing. Image dimanipulasi kemudian di intepretasikan dalam pattern recognition sehingga mendapatkan hasil akhir sebuah deskripsi gambar, bisa berupa pengetahuan tentang bentuk matrik gambar tersebut yang nantinya bisa dimanipulasi lagi untuk keperluanpengontrolan atau pemantauan….

untuk hierarki lebih jelasnya proses sebuah computer vision dapat dilihat dari gambar berikut..

sumber : http://anaksalendu.wordpress.com/category/telematika/page/2/

Selasa, 26 Oktober 2010

Perkembangan Penerapan Telematika di Indonesia

Telematika di Indonesia sedang mengalami perkembangan. Aplikasi telematika Indonesia terfokus pada pemberdayaan aparatur negara, pemerkayaan hidup masyarakat (telemedik, telekarya, pendidikan), penciptaan daya saing bisnis (perbankan,pos,pariwisata,manfaktur), pembangunan informasi dasar dan aplikasi telematika perlu dilihat dari tatanan kebijakan, regulasi, dan penyelenggaraan yang di manfaatkan masyarakat.

Berdasarkan perkembangannya, di Indonesia telematika memiliki tiga peran pokok, yaitu:
1.Mengoptimalkan proses pembangunan
2.Meningkatkan Pendapatan.
3.Pemersatu bangsa.

Perhatian pada perlindungan hak kekayaan intelektual semakin tinggi dan upaya untuk memantapkan regulasi semakin mendapat perhatian dari berbagai pihak. Di lapangan dapat dicatat perkembangan yang menggembirakan dengan semakin meluasnya homepage, berkembangnya aplikasi seperti E-commerce, E-Banking, E-Brokerage, dan lain-lain.

Salah satu pemanfaatan telematika adalah dalam bidang pendidikan, misalnya dengan pengadaan perpustakaan elektronik. Perpustakaan yang biasanya arsip-arsip buku dengan di Bantu dengan teknologi informasi dan internet dapat dengan mudah mengubah konsep perpustakaan yang pasif menjadi agresif dalam berinteraksi dengan penggunanya. Saat ini sebagian informasi yang ada di perpustakaan itu dapat di akses melalui internet. Selain itu dapat juga digunakan dalam Sistem Distribusi Bahan Secara Elektronis ( digital ), dengan adanya sistem ini maka keterlambatan serta kekurangan bahan belajar bagi warga belajar yang tinggal di daerah terpencil dapat teratasi. Bagi para guru yang sedang mengikuti penyetaraan D2, sarana untuk mengakses program ini tdk menjadi masalah karena mereka dapat menggunakan fasilitas yang dimiliki kantor pos yang menyediakan jasa internet.

Minggu, 17 Oktober 2010

Tentang Ilmu Komputer

Ilmu komputer merupakan ilmu yang mempelajari tentang komputer (baik tentang komputasi, perangkat keras dan perangkat lunak) didalamnya terdapat teoritis, eksperimen dan pendesainan komponen, serta termasuk didalamnya hal-hal yang berhubungan dengan :

1. Teori untuk memahami perangkat komputer, program dan sistem.
2. Percobaan atau eksperimen untuk pengembangan konsep.
3. Metodologi desain, algoritma dan tools untuk merealisasikannya.
4. Metode analisis untuk melakukan pembuktian dan pembenaran bahwa realisasi sudah sesuai dengan persyaratan yang sudah diminta.

Ilmu komputer juga mempelajari apa yang bisa dilakukan oleh beberapa program, dan apa yang tidak, bagaimana suatu program tersebut bisa mengevaluasi suatu algoritma, dan bagaimana program dan pengguna bisa saling berinteraksi. Ilmu komputer berakar dari elektronika, matematika dan linguistik. Titik berat dari ilmu computer adalah memanfaatkan computer untuk memecahkan masalah yang ada didunia nyata.

Minggu, 10 Oktober 2010

Perkembangan Telematika di Indonesia

Telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis (TELEMATIQUE) yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi atau sebuah gabungan sistem jaringan komunikasi dan teknologi informasi.

Telematika juga mempunyai beberapa ragam bentuk (
ragam bentuk yang akan disajikan merupakan aplikasi yang sudah berkembang diberbagai sektor) , yaitu :
1. E-government
2. E-commerce
3. E-learning

Di Indonesia, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya. Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia, disebutkan bahwa teknologi telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan informatika.

Di Indonesia, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang wktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000.

Perkembangan telematika di Indonesia mengalami peningkatan, sejalan dengan inovasi teknologi yang terjadi. Prospek ke masa depan, telematika di Indonesia memiliki potensi yang tinggi, baik itu untuk kemajuan bangsa, maupun pemberdayaan sumber daya manusianya.

Minggu, 26 September 2010

Tentang Sistem Informasi

Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Selain itu juga ada pengertian lain, yaitu sekumpulan komponen dari informasi yang saling terintegrasi untuk mencapai tujuan yang spesifik. Komponen yang dimaksud adalah komponen input, model, output, teknologi, basis data (data base), kontrol atau komponen pengendali.

komponen sistem informasi :

1. Hardware (perangkat keras)
2. Software (perangkat lunak)
3. Prosedur : sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data untuk menghasilkan output
4. Basisdata : suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkait.
5. Jaringan komputer dan komunikasi data
6. Brainware

Sistem informasi memiliki banyak peranan dalam suatu organisasi/perusahaan diantaranya adalah untuk turut serta dalam pelaksanaan tugas rutin; mengaitkan perencanaan, pengerjaan, dan pengendalian dalam sistem; mengkoordinasikan subsistem-subsistem; dan mengintegrasikan subsistem-subsistem yang ada, juga untuk pengambilan keputusan apabila dibutuhkan.

- Sistem Informasi di Indonesia -

Saat ini sedang heboh digalakan gerakan yang mendukung SISFONAS (Sistem Informasi Nasional) Indonesia. Gerakan yang digalakan pemerintah ini dimaksudkan untuk membangun infrastruktur menuju terwujudnya pemerintahan elektronik (e-government).

Untuk mencapai tujuannya, SISFONAS menggunakan 5 langkah yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan nya tersebut :

1. Mengembangkan sistem pelayanan yang handal, terpercaya serta terjangkau untuk masyarakat luas. Sasaran pada tahap ini, yaitu perluasan dan peningkatan kualitas jaringan komunikasi ke seluruh wilayah negara dengan tarif terjangkau.

2. Menata sistem dan proses kerja pemerintah dan pemerintah daerah otonom secara holistik.

3. Memanfaatkan teknologi informasi secara optimal.

4. Meningkatkan peran serta dunia usaha dan mengembangkan industri telekomunikasi dan teknologi informasi.

5. Mengembangkan kapasitas sumber daya manusia.

Gerakan seperti ini wajib kita dukung untuk meningkatkan kualitas sistem informasi di negara kita yang tercinta ini :) kita tidak boleh sampai kalah dengan negara-negara lain.


sumber : http://blog.i-tech.ac.id/ , http://www.arsipjogjaprov.info/ , www.gogle.com